Senin, 30 Juni 2008

Menyiapkan Dana Pendidikan

Di saat sulit seperti ini, ketika hampir semua harga barang dan jasa meningkat, perlu startegi yang lebih kreatif dan matang dalam menyiapkan dana pendidikan untuk buah hati. Sebenarnya, hanya ada dua kata kunci, yaitu positive cash flow dan strategi menabung. Apa itu positive cash flow? Rumusnya mudah saja, yaitu pendapatan lebih besar daripada pengeluaran Bagaimana caranya, padahal pendapatan tidak meningkat setiap bulannya, sedangkan pengeluaran semakin meningkat akibat kenaikan harga? Berikut ini strateginya.

1. LUPAKAN UTANG
Dengan melupakan utang, berarti Anda hidup benar-benar sesuai dengan kemampuan. Kalau memang belum cukup uang untuk membeli mobil, ya jangan kredit. Kalau belum cukup uang untuk beli laptop, ya jangan utang. Apalagi tergiur cicilan ringan demi memenuhi keinginan liburan ke mancanegara. Wuih, liburannya selesai, cicilan jalan terus. Dengan melupakan utang, Anda akan terlepas dari jeratan bunga dan cicilannya, sebab tak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa mendatang.

Setidaknya, bila tiba-tiba anda atau pasangan anda kehilangan sumber penghasilan atau tiada, keluarga anda tidak dikejar-kejar cicilannya. Kalau memang benar-benar butuh sesuatu dan hal itu hanya bisa didapat dengan utang, coba dipikirkan dan dikalkulasi lagi, kalau perlu seribu kali, apakah Anda benar-benar memerlukannya. Coba pakai rumus ini, KALAU TIDAK MEMBELI ATAU MEMAKAI JASA INI SAYA BISA MATI. Kalau jawabannya masih tidak mati bila tidak membeli barang atau mengonsumsi jasa tersebut, berarti keinginan tersebut masih bisa ditunda.

2. GAMPANG PUAS
Bila Anda menjadi pribadi yang mudah puas dan selalu bersyukur dengan apa yang dipunyai, Anda akan terlepas dari godaan membeli barang atau jasa yang tidak perlu. Sebagai contoh, handphone lama kita cuma bisa digunakan untuk menelepon dan SMS, so what? Kebanyakan dari kita memakai telepon yang canggih, lengkap dengan fitur internet, wifi, dan sebagainya, juga tidak pernah dipakai (alias gaptek). Jadi, sebaiknya belilah sesuatu yang memang sesuai dengan kebutuhan Anda. Sehingga, pada akhirnya tidak gampang tergiur rayuan iklan yang memang sangat menggoda. Intinya, selalu mencari cara atau terapi yang paling tepat bagi diri sendiri untuk mensyukuri apa yang Anda punya.

Sebagai tambahan tips, saya berusaha untuk menjauhkan kartu kredit sejauh mungkin ketika saya sedang di mal. Tahu bahwa barang di mal selalu menggoda mata, saya hanya membawa cash secukupnya. Sehinggga, kalau uang cash tinggal sedikit dan tiba-tiba tergoda sepatu cantik nan keren, saya terpaksa tidak beli karena uang di dompet sudah sedikit (asal jangan kembali lagi besoknya, ya). Karena after all, I’m just a normal cosmopolitan woman, born to love beautiful and branded things.

3. KREATIF
Bensin mahal, jadi pakailah kendaraan umum. Mengendarai mobil di jalanan yang macet hanya akan membuang bensin percuma. Jauhkan gengsi, putar ide kreatif, cari cara yang paling kreatif untuk mencari uang halal dan menekan pengeluaran. Kalau Anda merasa makan siang jadi mahal, bawalah bekal. Bila gaji dari kantor pas-pasan, Anda bisa membawa dagangan ke kantor (Sprei, Sarung, Bed Cover atau baju-baju kerja). Dengan catatan, peraturan kantor memang membolehkan).

Atau, jika hari Minggu biasanya Anda jalan dan nongkrong di coffee shop mahal, mending ikut teman berjualan di bazar. Kalau Anda jago marketing, kenapa tidak kerja sambilan menjadi broker atau agen properti (asal tidak menyalahi peraturan kantor). Artinya, banyak seribu cara kreatif yang halal yang bisa Anda dapat dapatkan kalau Anda mau saja sedikit memaksimalkan otak kreatif. Jangan menunggu kenaikan gaji yang mungkin tidak akan pernah datang. Lebih baik jemput bola, cari peluang.

4. DISIPLIN
Yang terakhir adalah disiplin dengan peraturan yang sudah Anda buat sendiri. Bayangkan ini, hanya karena tergiur oleh keadaan, Anda melanggar janji atau komitmen yang telah dibuat sendiri. Ini seperti menjilat ludah sendiri. Sengaja saya buat perumpamaan yang agak sedikit keras, karena mendapatkan positive cash flow, memang butuh perjuangan. Percayalah, orang yang disiplin akan berhasil, dan buah keberhasilan itu akan sangat manis, yaitu adanya uang lebih yang bisa disimpan tiap bulan, sehingga Anda bisa lebih matang menyiapkan dana pendidikan untuk anak Anda.

Dari Harian Kompas Senin, 30 Juni 2008 | 07:31 WIB
Oleh: Fauziah Arsiyanti SE. MM. DiplFP, Independent Financial Planner From First Principal Financial Singapore


 

Rabu, 27 Februari 2008

Kenapa akhirnya kupilih New Vega R




Anda kini harus selalu siap menerima salip-salipan antara Yamaha dan Honda. Jika di MotoGP antara Rossi dan Pedrosa, di penjualan motor pun demikian. Gejala Yamaha bangkit dan memberi perlawanan sengit terhadap Honda tidak hanya terjadi di Indonesia saja. Menurut sumber yang terpercaya merupakan efek global. Lebih dari euphoria juara dunia Valentino Rossi di tahun 2004 dan 2005. Semangat youngster lah penyebabnya. Bukan lagi motor yang hanya mengedepankan keiritan bahan bakar saja

Apa yang membuatnya sukses? Jupiter MX kah? Bukan. Meski bebek canggih cukup fenomenal dengan aksi keliling Asia Tenggara tapi penjualannya tak memberikan sumbangsih terbesar. V Ixion, kelas sport jelas sangat segmented belum lagi kendala produksinya yang tergolong kecil. Jadi? Yup! Underbone lah kunci kesuksesan Yamaha berada satu peringkat lebih tinggi dari Honda. Mio memang cukup memiliki peran namun masih berada di bawah New Vega R.

Yamaha seakan menjadi gabungan dari Suzuki dan Honda. Bersama Suzuki, Yamaha dikenal sebagai motor bebek beroli samping di Indonesia. Kemudian bersama pula menciptakan motor 4 tak dengan basis 2 taknya. Bila Suzuki Tornado beralih rupa menjadi Shogun maka Yamaha berubah wujud dari F1Z menjadi Crypton, planet kelahiran superhero asal dusun Smallville.

Yamaha Vega terlahir tahun 1998 sebagai revisi dari Yamaha Crypton seiring pergantian F1Z menjadi F1ZR. Banyak yang kurang begitu tahu, motor 4 tak kelas murah dipelopori oleh Yamaha. Vega diposisikan sebagai motor premium sedangkan Crypton sebagai motor kelas murah, yang sepertinya sudah digariskan bila motor murah itu rem depan mengaplikasi rem depan teromol. Warnanya waktu itu, merah kombinasi putih. Terkesan norak.

Tahun 2000 dirilislah bebek 4 tak Yamaha yang kembali dengan nama planet, kini lebih riil, Jupiter. Vegapun menghilang karena posisinya memang digantikan oleh Jupiter. Celakanya evolusi yang didengungkan Yamaha nyaris tak terdengar, karena karisma New Shogun dan tentu saja nama besar Honda.

Tahun 2003 (ini merupakan persamaan dengan Honda), men-downgrade Vega menjadi motor murah. Seperti yang dilakukan Honda pada Astrea Impressa yang disulap menjadi Legenda. Sepintas, ini menyakitkan pemilik Vega karena harga jual bekasnya jatuh. Material mesinnyapun identik. Berbeda dengan Legenda, mengganti blok silinder dengan alumunium, selain murah dikenal mudah melepas panas. Yang membedakan adalah rem depan teromol, handle sederhana, dan karet kick starter ditiadakan (kelak ini menjadi standar underbone Yamaha dan juga ditiru AHM pada Fit S).

Tahun berikutnya, Suzuki Smash dan Kawasaki Blitz diberi cakram memaksa Vega R pun tak ketinggalan. Sedangkan Honda bertahan dengan facelift Legenda 2. Meski kedepannya berganti menjadi Supra Fit, lalu New Supra Fit.

Tahun silam, Yamaha New Vega R resmi dirilis. Konsep motor masa kinipun diterapkan. Sebut saja kunci akses jok di sepatbor belakang, kemudian tangki berada di belakang, posisinya digantikan dengan bagasi yang sekadarnya, karena tak seluas New Supra Fit ataupun New Smash. Mesinpun menjadi genap 110 cc yang secara regulasi sudah layak mengikuti kejurnas sayang Yamaha lebih memilih Jupiter Z berlaga di kelas 110 cc dan 125 cc.

Lalu, mengapa New Vega R melampaui angka penjualan motor kelas hemat pabrikan logo sayap tunggal mengepak seperti Honda New Supra Fit, Fit S, dan Revo?Sekadar tambahan New Jupiter Z pun sukses melibas motor di kelas 100-110 cc tersebut di peringkat kedua. Simak penuturan pemilik New Vega R berikut ini yang bisa menjadi referensi:

- Iklan, motor murah tapi bukan murahan begitu lekat di benak masyarakat. Malah menjadi jargon produk lain dalam mempromosikan produknya.

- Konsumsi bensin yang relative irit, memang tak bisa sehemat produk Honda karena desain mesin plus kapasitas lebih besar. Tapi percayalah sebanding dengan harga yang dibeli.

- Kualitas mesin sudah terbukti. Pengapian yang masih AC banyak diaplikasi di kancah road race

- Senantiasa konsisten sebagai motor murah. Meski belakangan menyediakan versi disc brake namun tidak ada ceritanya Vega dari pabriknya menyediakan varian velg racing

Kurang fair bila tidak menyebutkan nilai minusnya:

- Desain knalpot yang terlalu tinggi membuat arah gas buang tepat mengenai muka pengendara di belakang. R & D nya tidak memperhatikan hal yang tampak sederhana ini. Terasa bagi yang tidak melengkapi helmnya dengan kaca.

- Spare part mahal, lebih dikarenakan sekarang bukan lagi berbasis Vega yang lama tapi benar-benar baru. Jadi lebih dari sekadar ganti casing.

- Gejala membuang dirasakan sejak dari generasi pertama, agak sedikit mengganggu.

- Gejala mesin panas dirasakan kaki yang ada di footstep begitu terasa, namun ini sebenarnya juga dirasakan bikers lainnya. Solusi penggantian dengan oli mahal adalah solusinya. Beberapa pabrikan pelumas meng-klaim mampu melakukannya.

- Minus kunci magnetic. menurut hasil survey pribadi harganya hanya di kisaran 250 ribu sedangkan kunci biasa 160 ribu tapi dampaknya cukup efektif menghambat kinerja maling jahanam.

Namun segala nilai minus itu tak membuat surut peminat Yamaha New Vega R yang makin menggelembung. Ini mengingatkan satu lagi perkataan Rhenald Kesali yang menyatakan bila Anda berada di posisi puncak, maka kecenderungan pistol mengarah ke kepala Anda semakin besar. Sesuatu yang terlalu mendominasi akan menjadi sesuatu yang momok tersendiri. Suzuki cukup realistis, GM Marketing Indomobil Suzuki International, Wibisono mengungkapkan terlalu jauh untuk melakukan perubahan posisi. Target mereka hanya memperpendek gap. Pabrikan Jepang lainnya yaitu Kawasaki masih di kisaran 3000 unit motor. Kurang serius menggarap pasar begitulah anggapan bagi sebagian orang. Membuatku sepintas terdorong untuk berpikiran kenapa tidak merger saja dengan Kanzen yang memiliki angka penjualan tak terpaut jauh dengan Kawasaki? Konsep motor Nasional bisa kembali diangkat lebih dalam lagi. Pertarungan akan lebih seru lagi bila pemerintah ikut andil sebagaimana dilakukan pada saat kehadiran mobil Timor menjadikan harganya lebih terjangkau.

Kesuksesan New Vega R mendorong Honda tak memperpanjang kontrak Fit S dan menggantinya dengan Fit X. Embel-embel X, mengingatkan akan Supra X, Astrea Supra yang dibekali rem cakram. Memang itulah yang akan disodorkan AHM. Honda Revo tak cukup kuat sebagai penetrasi pasar. Terlebih masyarakat sekarang lebih peka. Ganti casing istilah yang didengungkan belakangan ini memang dianut oleh Revo. Apakah Honda sukses mengembangkan sayap-sayap patahnya? Menuai rindu menjadi pertama, membasuh segala luka membalut segenap perih?

Senin, 25 Februari 2008

Filsafat Babi VS Filsafat Ayam

Pernah ada seorang sufi bertandang ke negara Paman Sam. Disana dia ditanya perihal kenapa babi diharamkan oleh Tuhannya umat Islam padahal daging babi itu enak sekali rasanya. Kenapa yang enak-enak itu yang dilarang?

Menjawab pertanyaan pelik itu sang sufi sulit sekali untuk menjawabnya karena yang bertanya adalah seorang akademisi yang maunya dijawab secara ilmiah dan logis.

Sesuatu yang dilarang oleh agama tentu kewajiban bagi penganutnya untuk mematuhinya, karena itu adalah kebenaran normatif, yang mau ataupun tidak mau penganutnya harus tunduk dan patuh.

Karena mendapat desakan pertanyaan tersebut secara terus menerus akhirnya sang sufi menjawab "Bila anda memang memerlukan jawabannya, kalau tidak berkeberatan tolong siapkan babi jantan dan betina beberapa pasang dan ayam beberapa pasang.... dan bawa binatang-binatang tersebut kemari..." ujar sang sufi.

Akhirnya dibawakanlah apa yang diinginkan sang sufi. Satu persatu babi dan ayam itu dilepaskan, ada babi betina yang dikerubuti babi jantan untuk dikawin bergiliran, sementara itu ayam berbeda dengan babi setelah salah seekor ayam jantan (jago) mengawini, datang jago yang lain, sayangnya jago pertama tidak mau menerimanya akhirnya keduanya bertarung sampai salah satu diantaranya jatuh tersungkur dan berteriak 'keooook.." yang artinya ampun atau ayang yang kalah menerima kekalahannya. Yang kalah langsung ngibrit melarikan diri.

Demikianlah dalam dunia flora fauna, ayampun memiliki kehormatan versi ayam sehingga berani mempertaruhkan nyawa demi kekasih yang dicintanya (ayam betina) pasangannya, sementara babi tanpa ada belas kasihan sang jantan pertama membantu pejantan kedua untuk bersama-sama melampiaskan nafsu kebinatangannya terhadap babi betina. Budaya babi tak memiliki kehormatan versi babi.

Semestinya kita belajar pada filsafat ayam untuk mempertahankan cinta kasih kita kepada istri atau pasangan tercinta, bukan berguru pada babi.

-o0o-

Makanan biasanya menyifati siapa saja yang memakannya. Orang yang vegetarian tentu berbeda tabiatnya dengan orang pemakan segalanya. Demikian juga tentu ada pengaruhnya bagi yang memakan daging babi terhadap perkembangan jiwanya.

Di dalam agama Islam babi dilarang untuk dimakan, tidak ada alasan untuk diperdebatkan karena itu adalah perintah Tuhan. Kalaupun sebagian ahli gizi menemukan cacing pita yang terkandung didalamnya ini adalah suatu kebetulan. Kesenangan manusia beragam, tentu tak elok memaksakan kehendak terhadap yang bukan penganut agama Islam untuk melarangnya memakan babi karena ini menyangkut masalah selera, dan selera itu tidak bisa diperdebatkan, daging babi adalah nikmat bagi yang menyukainya, hanya saja bagi penganut yang mempercayai bahwa babi itu haram atau dilarang untuk dimakan tetapi mencobanya, maka yang dirasakan bukannya nikmat tetapi justru sebaliknya merasa berdosa dan membuat jiwanya sengsara serta

Arti Sebuah Kesempurnaan

Dari seorang teman.
Semoga memberi inspirasi..

Seorang lelaki yg sangat tampan dan sempurna merasa bahwa Tuhan pasti menciptakan seorang perempuan yg sangat cantik dan sempurna pula untuk jodohnya.Karena itu ia pergi berkeliling untuk mencari jodohnya. Kemudian sampailah ia disebuah desa. Ia bertemu dengan seorang petani yg memiliki 3 anak perempuan dan semuanya sangat cantik. Lelaki tsb menemui bapak petani dan mengatakan bahwa ia ingin mengawini salah satu anaknya tapi bingung mana yang paling sempurna.

Sang Petani menganjurkan untuk mengencani mereka satu persatu dan si Lelaki setuju. Hari pertama ia pergi berduaan dgn anak pertama. ketika pulang,ia berkata kepada bapak Petani," Anak pertama bapak memiliki satu cacat kecil, yaitu jempol kaki kirinya lebih kecil dari jempol kanan."

Hari berikutnya ia pergi dgn anak yang kedua dan ketika pulang dia berkata,"Anak kedua bapak juga punya cacat yang sebenarnya sangat kecil yaitu agak juling."

Akhirnya pergilah ia dengan anak yang ketiga. begitu pulang ia dengan gembira mendatangi Petani dan berkata,"inilah yang saya cari-cari. Ia benar-benar sempurna."

Lalu menikahlah si Lelaki dgn anak ketiga Petani tersebut. Sembilan bulan kemudian si Istri melahirkan. dengan penuh kebahagian, si Lelaki menyaksikan kelahiran anak pertamanya. Ketika si anak lahir, Ia begitu kaget dan kecewa karena anaknya sangatlah jelek. Ia menemui bapak Petani dan bertanya " Kenapa bisa terjadi seperti ini Pak. Anak bapak cantik dan saya Tampan, Kenapa anak saya bisa sejelek itu..?""

Petani menjawab," Ia mempunyai satu cacat kecil yang tidak kelihatan .
Waktu itu Ia sudah hamil duluan....."

Kadangkala saat kita mencari kesempurnaan, yang kita dapat kemudian kekecewaan. tetapi kala kita siap dengan kekurangan, maka segala sesuatunya akan terasa istimewa.

Sabtu, 21 Juli 2007

Pohon Apel dan seorang Anak laki2

Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang
bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari.
Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya,
tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat
mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai
anak kecil itu. Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh
besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya.

Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih. "Ayo ke
sini bermain-main lagi denganku," pinta pohon apel itu. "Aku bukan anak
kecil yang bermain-main dengan pohon lagi," jawab anak lelaki itu."Aku
ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk
membelinya."
Pohon apel itu menyahut, "Duh, maaf aku pun tak punya uang... tetapi
kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa
mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu. " Anak lelaki itu
sangat senang. Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan
pergi dengan penuh suka cita. Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah
datang lagi. Pohon apel itu kembali sedih.

Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang
melihatnya datang. "Ayo bermain-main denganku lagi," kata pohon apel.
"Aku tak punya waktu," jawab anak lelaki itu. "Aku harus bekerja untuk
keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau
menolongku?" Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah.
Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu,"
kata pohon apel. Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan
ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira.Pohon apel itu juga
merasa bahagia melihat anak lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak
pernah kembali lagi. Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih.

Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel merasa
sangat bersuka cita menyambutnya. "Ayo bermain-main lagi denganku,"
kata pohon apel."Aku sedih," kata anak lelaki itu."Aku sudah tua dan
ingin hidup tenang. Aku ingin pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau
memberi aku sebuah kapal untuk pesiar?"
"Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuhku
dan menggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau. Pergilah berlayar
dan bersenang-senanglah ."
Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat
kapal yang diidamkannya. Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi
datang menemui pohon apel itu.

Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian.
"Maaf anakku," kata pohon apel itu. "Aku sudah tak memiliki buah apel
lagi untukmu." "Tak apa. Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit
buah apelmu," jawab anak lelaki itu.
"Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat," kata
pohon apel."Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu," jawab anak
lelaki itu."Aku benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa aku
berikan padamu. Yang tersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan
sekarat ini," kata pohon apel itu sambil menitikkan air mata.
"Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang," kata anak lelaki.
"Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat. Aku sangat lelah
setelah sekian lama meninggalkanmu. " "Oooh, bagus sekali. Tahukah kau,
akar-akar pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan
beristirahat. Mari, marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan
beristirahatlah dengan tenang." Anak lelaki itu berbaring di pelukan
akar-akar pohon.

Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya.

Pohon apel itu adalah orang tua kita.

Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu kita.
Ketika kita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka, dan hanya datang
ketika kita memerlukan sesuatu atau dalam kesulitan. Tak peduli apa
pun, orang tua kita akan selalu ada di sana untuk memberikan apa yang
bisa mereka berikan untuk membuat kita bahagia. Anda mungkin berpikir
bahwa anak lelaki itu telah bertindak sangat kasar pada pohon itu,
tetapi begitulah cara kita memperlakukan orang tua kita.

Sebarkan cerita ini untuk mencerahkan lebih banyak rekan.

Dan, yang terpenting: cintailah orang tua kita.
Sampaikan pada orang tua kita sekarang, betapa kita mencintainya; dan
berterima kasih atas seluruh hidup yang telah dan akan diberikannya
pada kita.

Jumat, 20 Juli 2007

Kehidupan Sang Elang

Elang merupakan jenis unggas yang mempunyai umur paling panjang didunia. Umurnya dapat mencapai 70 tahun. Tetapi untuk mencapai umur sepanjang itu seekor elang harus membuat suatu keputusan yang sangat berat pada umurnya yang ke 40.

Ketika elang berumur 40 tahun, cakarnya mulai menua, paruhnya menjadi panjang dan membengkok hingga hampir menyentuh dadanya. Sayapnya menjadi sangat berat karena bulunya telah tumbuh lebat dan tebal,sehingga sangat menyulitkan waktu terbang. Pada saat itu, elang hanya mempunyai dua pilihan: Menunggu kematian, atau Mengalami suatu proses transformasi yang sangat menyakitkan - suatu proses transformasi yang panjang selama 150 hari.
Untuk melakukan transformasi itu, elang harus berusaha keras terbang keatas puncak gunung untuk kemudian membuat sarang ditepi jurang, berhenti dan tinggal disana selama proses transformasi berlangsung.

Pertama-tama, elang harus mematukkan paruhnya pada batu karang sampai paruh tersebut terlepas dari mulutnya, kemudian berdiam beberapa lama menunggu tumbuhnya paruh baru. Dengan paruh yang baru tumbuh itu, ia harus mencabut satu persatu cakar-cakarnya dan ketika cakar yang baru sudah tumbuh, ia akan mencabut bulu badannya satu demi satu. Suatu proses yang panjang dan menyakitkan. Lima bulan kemudian, bulu-bulu elang yang baru sudah tumbuh. Elang mulai dapat terbang kembali. Dengan paruh dan cakar baru, elang tersebut mulai menjalani 30 tahun kehidupan
barunya dengan penuh energi!

Dalam kehidupan kita ini, kadang kita juga harus melakukan suatu keputusan yang sangat berat untuk memulai sesuatu proses pembaharuan. Kita harus berani dan mau membuang semua kebiasaan lama yang mengikat, meskipun kebiasaan lama itu adalah sesuatu yang menyenangkan dan melenakan.

Kita harus rela untuk meninggalkan perilaku lama kita agar kita dapat mulai terbang lagi menggapai tujuan yang lebih baik di masa depan. Hanya bila kita bersedia melepaskan beban lama, membuka diri untuk belajar hal-hal yang baru, kita baru mempunyai kesempatan untuk mengembangkan kemampuan kita yang terpendam, mengasah keahlian baru dan menatap masa depan dengan penuh keyakinan.

Halangan terbesar untuk berubah terletak di dalam diri sendiri dan andalah sang penguasa atas diri anda. Jangan biarkan masa lalu menumpulkan asa dan melayukan semangat kita. Anda adalah elang-elang itu.

Perubahan pasti terjadi. Maka itu, kita harus berubah!

Seorang yang berakal hendaknya:
1. Rendah hati seperti bumi.
2. Dermawan seperti lautan.
3. Menutupi (menjaga) aibnya seperti malam hari.
4. Bermanfaat seperti matahari.

dikutip dari internet
 
Salam